Lompat ke konten utama

UPA. Teknologi Informasi | Politeknik Negeri Bengkalis

Polbeng Fasilitasi Pelaksanaan ANBK SDN 27, 28, dan 38 Bengkalis

Polbeng Fasilitasi Pelaksanaan ANBK SDN 27, 28, dan 38 Bengkalis

Bengkalis – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis. Tahun ini, Polbeng memfasilitasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tiga sekolah dasar, yaitu SDN 27, SDN 28, dan SDN 38 Bengkalis.

Saat ini kegiatan ANBK masih dalam tahap gladi yang dilaksanakan pada 8–9 September 2025. Gladi tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, serta keterampilan peserta didik dalam menggunakan sistem asesmen berbasis komputer. Sedangkan pelaksanaan ANBK utama dijadwalkan berlangsung pada 22–23 September 2025 mendatang.

Kegiatan ANBK di Polbeng dipusatkan di Pusat Layanan Tes (PLT) Polbeng dengan dukungan penuh perangkat dan jaringan internet yang dikelola Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi (UPA-TI). Kehadiran fasilitas ini sangat membantu pihak sekolah, terutama yang belum memiliki sarana memadai untuk menyelenggarakan asesmen secara mandiri.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, melalui Kepala UPA-TI, menyampaikan bahwa keterlibatan Polbeng dalam kegiatan ANBK merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial institusi terhadap pendidikan dasar di wilayah Bengkalis. “Kami berupaya memberikan dukungan maksimal agar pelaksanaan ANBK berjalan lancar, sehingga sekolah-sekolah yang belum memiliki perangkat memadai tetap dapat mengikuti asesmen sesuai jadwal,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan guru dari salah satu sekolah peserta ANBK mengucapkan terima kasih atas dukungan Polbeng. “Fasilitas yang diberikan sangat membantu kami, terutama karena sekolah kami belum memiliki perangkat komputer yang cukup. Dengan adanya bantuan ini, anak-anak bisa mengikuti asesmen dengan nyaman,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya ANBK di Polbeng, diharapkan hasil asesmen dapat memberikan gambaran yang lebih objektif terkait mutu pendidikan, serta menjadi dasar peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.